Tipe-X dibentuk pada September tahun 1995, semula
kelompok ini menggunakan nama Headmaster sebagai nama band,
namun mereka akhirnya memilih nama tipe-X karena untuk memudahkan
orang mengingat. Grup ini beranggotakan Tresno (Vokal), Micky
(Bass), Yoss (Gitar), Billy (Gitar), Hendro (Drum) dan Andi
(Brass section). Semula mereka memainkan lagu – lagu grup luar seperti
Voodoo Glow Skull, Operation Ivy & mighty-mighty bosstone, namun akhirnya mereka
mengganti dengan membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri. Festival –
festival musik
hingga panggung – panggung underground di Jakarta & sekitarnya mereka jajal,
Mereka juga
pernah menjadi salah satu juara favorit Festival Musik Alternatif di Menteng
tahun 1995.
Mereka akhirnya membuat beberapa demo lagu, lalu tipe-X
berinisiatif mengirimkan demo lagu `Frustasi` ke acara Ekspresi
Indosiar dan ditayangkan. Mereka juga mengirimkan demo lagu
Bebas Pusing ke acara IndieLapan radio Prambors dan masuk
peringkat lima. Setelah itu tawaran manggung pun semakin banyak.
Ketika lagu – lagu ciptaan mereka sudah terekam sekitar 10 lagu,
tipe-X pun mulai mencoba memasukkan demo lagu ke major label.
Mereka ingin menawarkan konsep SKA versi tipe-X dan rencananya jika tidak
diterima,
mereka akan menempuh jalan Indie Label. Mereka tidak menyangka musik tipe-X
akhirnya tembus juga ke industri rekaman pada awal akhir dekade 90an.
untuk memperbaiki kualitas debut album tipe-X mengaransemen kembali beberapa
lagu – lagu yang pernah mereka bikin,
semula mereka menjagokan lagu Frustasi dan Bebas Pusing, ternyata
Pops selaku produser lebih memilih lagu Genit yang justru dibikin
secara mendadak. Debut album tipe-X berjudul "SKAPhobia" akhirnya Rilis pada
bulan Juni 1999 dan beredar dipasaran lewat label rekaman Pops Musik dibawah
Aquarius Musikindo
selaku distributor, sampai saat ini tipe-x telah mengeluarkan 5 album,
diantaranya: skaphobia 1999, Mereka Tak Pernah Mengerti 2001, Super Suprise
2003,
Discography Hitam Putih 2005, Album the best A journey 2007,Untuk Album
Festival Perasaan 2009 yakni di bawah bendera "Michelin
Records" dan kerajaan Entertainment.Kemudian pada Tahun ini Tipe-x kini dibawah "Amazing Entertainment"
awal berdirinya tipe-x
00.44 |
(0)
sejarah barcelona FC
00.41 |
June 24, 2011
Sejarah Barcelona FC | History Klub Barca – Barcelona
merupakan salah satu tim sepak bola di eropa yang memiliki berbagai
history klub yang menarik untuk disimak. Berbagai sejarah yang telah
diukir klub, menjadikan Barcelona FC menjadi salah satu tim yang
terkenal dengan berbagai prestasi dan menjadikannya sebagai salah satu
tim besar eropa. Barcelona FC mampu merajai eropa, bahkan dunia pada
dekade akhir ini, dengan mampu mengalahkan berbagai rivalnya, seperti
tim kuat Inggris yaitu Manchester United dan rival abadi serta rival bebuyutannya, yakni Real Madrid
DATA KLUBNama lengkap : Barcelona Foot Ball Club
Julukan : Barca, Los Azulgranas
Berdiri : 29 Nopember 1899
Stadion : Nou Camp, Barcelona-Spanyol
Kapasitas : 98.600 penonton
Kostum : Garis-garis Merah Biru-Biru (Kandang), Oranye-Hitam (Tandang)
Presiden : Joan Laporta Estruch
Pelatih : Josep Guardiola
Klub yang mempunyai motto ‘El Barca Es
Mas Que Un Club’ ini didirikan oleh 12 orang yang dipimpin Joan Gamper
pada tanggal 29 Nopember 1899 di Katalonia. Barcelona merupakan
cerminan sikap politik sayap kiri Spanyol, sikap kaum tertindas, sebuah
bangsa (Katalonia) yang hanya akan menjadi bagian dari sebuah negara.
Melalui Barcelona inilah orang Katalonia ingin menunjukkan kelebihan
mereka dari penjajah Spanyol. Terutama jika klub ini berhadapan dengan
Real Madrid, yang sejak tahun 1930-an jamannya Jendral Franco merupakan
klub favorit pemerintah Spanyol, klub ini mempunyai semboyan ‘Boleh
kalah dengan klub lain, asal tidak dengan Real Madrid’. Manuel Vazquez
Montalban, seorang penulis terkenal dari Spanyol menyebutkan, Barcelona
sebagai senjata pamungkas bagi sebuah bangsa tanpa negara. Karena misi
yang dianggap suci oleh orang Katalonia itulah, Barcelona selalu menjaga
kemurnian tujuan klub. Mereka tidak mau disamakan dengan klub lain, dan
tidak mau tunduk dengan nilai-nilai komersial. Karena itulah sampai
sekarang Barcelona merupakan satu-satunya klub yang tidak mengijinkan
kostumnya dipasangi iklan. Barcelona merupakan satu-satunya klub di
Eropa yang presidennya dipilih oleh pemegang tiket musiman (pendukung
paling murni), bukan pula oleh dewan direktur dan bukan pemegang modal.
Calon Presiden klub berdebat di televisi, berkampanye mengajukan program
layaknya pemilihan Presiden sebuah negara. Klub ini dijuluki ‘Barca’
dan ‘Los Azulgranas’ karena berkostum warna biru dan merah tua, yang
konon warna biru merah secara sengaja diambil dari bendera Prancis
sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintahan Spanyol di Madrid. Klub
ini juga pernah dihuni pemain-pemain kelas dunia seperti: Johan Cruyff,
Maradona, Ronald Koeman, Gary Lineker, Rivaldo, Luis Figo. Ronaldo, dan
yang sekarang pemain yang sangat fenomenal yakni Lionel Messi.
Beberapa prestasi yang pernah diraih =
Liga Champions: 3
1991-92 FC Barcelona 1 – 0 Sampdoria
2005-06 FC Barcelona 2 – 1 Arsenal
2008-09 FC Barcelona 2 – 0 Manchester United
Piala UEFA: 4
1958 FC Barcelona 6 – 0 London XI; London XI 2 – 2 FC Barcelona
1960 FC Barcelona 4 – 1 Birmingham City; Birmingham City F.C. 0 – 0 FC Barcelona
1966 Real Zaragoza 2 – 4 FC Barcelona; FC Barcelona 0 – 1 Real Zaragoza
1971 FC Barcelona 2 – 1 Leeds United
Piala Super Eropa: 3
1992 Werder Bremen 1 – 1 FC Barcelona; FC Barcelona 2 – 1 Werder Bremen
1997 FC Barcelona 2 – 0 Borussia Dortmund; Borussia Dortmund 1 – 1 FC Barcelona
2009 FC Barcelona 1 – 0 FC Shakhtar Donetsk
Piala Winners: 4
1979 FC Barcelona 4 – 3 Fortuna Düsseldorf
1982 FC Barcelona 2 – 1 Standard de Liège
1989 FC Barcelona 2 – 0 Sampdoria
1997 FC Barcelona 1 – 0 Paris Saint-Germain
Liga Spanyol: 20
1928-29, 1944-45, 1947-48, 1948-49, 1951-52, 1952-53, 1958-59, 1959-60, 1973-74, 1984-85, 1990-91, 1991-92, 1992-93, 1993-94, 1997-98, 1998-99, 2004-05, 2005-06, 2008-09, 2009-10
Supercopa de España: 5
1984, 1992, 1993, 1995, 1997
Copa de la Liga: 2
1983, 1986
Copa del Rey: 25
1909-10, 1911-12, 1912-13, 1919-20, 1921-22, 1924-25, 1925-26, 1927-28, 1941-42, 1950-51, 1951-52, 1952-53, 1956-57, 1962-63, 1967-68, 1970-71, 1977-78, 1980-81, 1982-83, 1987-88, 1989-90, 1996-97, 1997-98, 2008-09
Piala Latin: 2
1949, 1952
Piala Joan Gamper: 31
1966, 1967, 1968, 1969, 1971, 1973, 1974, 1975, 1976, 1977, 1979, 1980, 1983, 1984, 1985, 1986, 1988, 1990, 1991, 1992, 1995, 1996, 1997, 1998, 1999, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2007
Berikut yang dapat saya sampaikan
mengenai Sejarah Barcelona FC dan semoga dapat menambah pengetahuan
Anda, khususnya bagi penggemar tim azulgrana ini. Penulis mohon maaf
apabila terdapat tutur kata yang kurang berkenan ataupun informasi yang
mungkin salah, karena penulis juga manusia biasa yang mempunyai
kesalahan, hehehe. Sekian dan terima kasih
sejarah deltamania SHEDOEAREJOE
19.06 |
SEJARAH BERDIRINYA DELTA MANIA SIDOARJO
The Lobster Deltras Sidoarjo beruntung mempunyai pendukung setia seperti Deltamania. Selain andal memompa semangat dan rajin memberi masukan, Deltamania juga akrab dengan kelompok suporter lain.
Deltamania berdiri tanggal 16 Februari 2001 yang dibidani oleh 5 orang gila bola, yaitu M. Hassanudin (Bob Hasan), Reza Panggabean, Nur Wak, Budi Pamulung, dan juga Iwan Sumantri. Deltamania lahir sebagai buntut dari pindahnya Gelora Dewata (GeDe) Bali ke Sidoarjo dan berganti nama menjadi Gelora Putra Delta (GPD). Pada awal kelahirannya, Deltamania menggunakan kostum kebesaran Putih sebagai tanda pihak netral dalam kanca suporter di Jatim yang telah muncul bermacam-macam corak warna. Aremania misalnya dengan atribut biru warna khasnya, Bonekmania dengan corak hijau yang melegenda, serta juga Ultrasmania dengan warna kuning.
Awalnya Deltamania kesulitan dalam mencari anggota, disamping karena prestasi GPD waktu itu sedang terpuruk dipapan bawah kompetisi, juga karena Sidoarjo merupakan basis dari pendukung Persebaya atau yang dikenal dengan Bonekmania selama bertahun-tahun.
Namun setelah ditengah kompetisi prestasi GPD beranjak naik, maka perlahan-lahan banyak juga masyarakat Sidoarjo yang tertarik untuk bergabung bersama Deltamania. Sampai pada akhir musim jumlahnya sungguh diluar dugaan banyaknya seiring dengan lolosnya GPD dari lubang jarum degradasi ke Divisi I. Pada musim kompetisi tahun 2002 Deltamania berganti warna kebesaran menjadi merah mengikuti corak kostum GPD. Jumlahnya pun makin bertanbah banyak.
Jumlah yang begitu banyak semakin menggelembung ketika musim kompetisi 2003 mulai bergulir. Hal itu dipicu oleh prestasi bagus GPD yang telah berganti nama menjadi Deltras Sidoarjo setelah dibeli oleh Pemkab Sidoarjo diawal musim. Disamping itu juga karena materi pemain Deltras di musim itu layak disebut sebagai yang terbaik dalam sejarah berdirinya GPD atau Deltras. Siapa yang tidak mengenal sosok Budi Sudarsono di sektor depan Deltras, I Putu Gede sebagai kapten kesebelasan, serta duo bek sayap Anang Ma’ruf di kanan dan Isdiantono di kiri, Serta Agung Prasetyo di bawah mistar gawang. Semua itu masih ditopang oleh trio pemain asing yang berkualitas, Adolfo Souza dengan goyang sambanya di sektor depan bersama Jean Michel Babouaken serta Eduardo Chacon di barisan belakang. Prestasi Deltras waktu itu sangatlah bagus, bahkan sempat menguasai puncak klesemen sementara.
Namun sayang prestasi itu tidak berlanjut sampai akhir musim, sehingga animo besar Deltamania itu pun perlahan-lahan mulai menyurut. Hal itu terus terjadi dimusim 2004, 2005, dan juga musim 2006 yang menandai sebagai musim suram Deltras Sidoarjo di kanca Divisi Utama Liga Indonesia. Dalam musim-musim itu Deltras berturut-turut lolos dari lubang degradasi berkat kebijakan dari PSSI.
Pada musim 2007 animo Deltamania untuk datang ke stadion mulai beranjak naik seiring dengan membaiknya prestasi Deltras. Dengan diperkuat duo Argentina dilini tengah, yaitu Jose Sebastian Vasquez dan Claudio Damian Pronetto, Deltras mampu bertahan di papan atas Divisi Utama Liga Indonesia sepanjar musim 2007 berlangsung. Semua itu berimbas dengan lolosnya Deltras ke babak 8 besar untuk pertama kalinya.
Musim 2008 sudah didepan mata, tetapi gerak lambat pengurus Deltras dalam berburu pemain membuat para Deltamania bertanya-tanya tentang eksistensi Deltras di kompetisi Superliga 2008 ini. Apakah animo Deltamania yang mulai tumbuh kembali ini harus menyurut lagi seiring dengan prestasi Deltras dalam kompetisi nanti ??? Hanya waktu serta prestasi Deltras yang akan menjawabnya.
Langganan:
Komentar (Atom)










